Tanaman Buah Tanpa Musim

APLIKASI PUPUK DIGROW PADA TANAMAN BUAH TANPA MUSIM (SALAK, JERUK, JAMBU BIJI, NANAS, BELIMBING,  DLL)

PEMBIBITAN

  • Pupuk dasar (NPK) tetap dipakai, dikurangi 50% atau sesuai ketentuan masing-masing daerah. Gunakan pupuk DIGROW Hijau sebagai pupuk daun.  Penyemprotan DIGROW Hijau dilakukan setiap 2-3 minggu sekali dengan dosis 3 cc/liter air (2 tutup derigen/1 tangki semprot 15 liter).  Semprotkan secara merata pada daun dan batang.
  • Lakukan penyemprotan dibawah jam 09.00 atau setelah jam 16.00.
  • Bila ada serangan hama/penyakit, penyemprotan D.I. Grow dapat dicampur dengan insektisida/fungisida.
  • Kebutuhan DIGROW Hijau untuk sekali penyemprotan per Ha ± 1 liter.

TANAMAN BELUM MENGHASILKAN

  • Pupuk dasar (NPK) tetap dipakai, hanya dikurangi 50% dari dosis anjuran.
  • Gunakan pupuk DIGROW Hijau sebagai pupuk daun.  Penyemprotan DIGROW Hijau dilakukan setiap 2 bulan sekali dengan dosis 4-5 cc/liter air.  Semprotkan secara merata pada daun dan batang.
  • Lakukan penyemprotan dibawah jam 09.00 atau setelah jam 16.00.
  • Bila ada serangan hama/penyakit, penyemprotan D.I. Grow dapat dicampur dengan insektisida/fungisida.
  • Kebutuhan DIGROW Hijau untuk sekali penyemprotan per Ha  ± 1,5 – 2 liter

TANAMAN MENGHASILKAN

  • Pada saat tanaman mulai keluar bunga, gunakan DIGROW Merah.
  • Pupuk dasar (NPK) tetap dipakai, hanya dikurangi 50% dari dosis anjuran.
  • Gunakan pupuk DIGROW Merah sebagai pupuk daun.  Penyemprotan DIGROW Merah dilakukan setiap 2-3 minggu sekali dengan dosis 4-5 cc/liter air.  Semprotkan secara merata pada daun, buah dan batang.
  • Lakukan penyemprotan dibawah jam 09.00 atau setelah jam 16.00.
  • Bila ada serangan hama/penyakit, penyemprotan DIGROW dapat dicampur dengan insektisida/fungisida.
  • Kebutuhan DIGROW Hijau untuk sekali penyemprotan per Ha  ± 1,5 – 2 liter.