Teknik Suntik

Pada prinsipnya masuknya unsur hara ke dalam tubuh tanaman bisa melalui akar, batang, dan daun. Teknologi pupuk D.I. GROW diprioritaskan pada aplikasi melalui semprot ke daun, karena lebih efektif dan efisien. Kecuali pada tanaman bermasalah yang tidak mungkin diaplikasikan melalui penyemprtotan ke daun, karena tanaman terlalu tinggi, daun terlapisi lilin seperti pisang. Untuk kasus seperti ini, aplikasi dapat melalui system injeksi (suntik ke batang).

Frekuensi aplikasi D.I. GROW secara optimal dilakukan sesuai kondisi kritis tanaman secara umum, kondisi kritis tanaman rata-rata pada tiga fase yaitu:

  • Fase tanaman muda (fase vegetatif) menggunaan pupuk digrow hijau.
  • Fase Primordia bunga (fase generatif) menggunakan pupuk digrow merah.
  • Fase pembesaran buah/umbi menggunakan pupuk digrow merah

Cara Aplikasi : dilakukan dengan mengijeksikan larutan pupuk digrow tanpa diencerkan sebanyak 5 ml/satu batang tanaman pisang. cara Penyuntikan dilakukan dengan menancapkan jarum sedalam 2 cm kebatang dengan kemiringan 45 drajat. Injeksi cairan pupuk digrow kemudian tunggu kiri – kira 1-2 menit sampai cairan terserap. Aplikasi diulangi 1 bulan sekali.

Dengan demikian frekuensi aplikasi disesuaikan jenis tanamannya dan panjang pendek dari  fase-fase tersebut. Dengan cara ini akan mempercepat panen, memperbanyak tandan buah, rasa lebih manis, daya simpan lama dan kondisi buah akan terisi penuh, sehingga disukai oleh konsuman